Sabtu, 04 Februari 2017

Berburu Bunga Sakura Di Musim Semi


Siapa yang tidak suka dengan musim semi?
Pastinya musim yang satu ini sangat dinanti di negara yang memiliki iklim sedang dan subtropis. Setelah mengalami musim dingin atau musim salju, musim semi biasanya ditandai dengan kembali bermunculannya tunas-tunas tumbuhan, kelopak-kelopak bunga yang mulai bermekaran dan suhu udara yang mulai menghangat. Dan yang tidak boleh ketinggalan yaitu menyaksikan cantiknya bunga sakura yang mulai bermekaran.




Pernah dengar festival Hanami?
Hanami adalah tradisi di negara Jepang dalam menikmati keindahan bunga,dalam hal ini bunga sakura.Selain itu Hanami juga diartikan saatnya untuk berpiknik sambil pesta makan-makan di bawah pohon sakura. Sepertinya sangat menyenangkan bukan?

Jalur mekarnya bunga sakura disebut juga "Sakurazensen" yang mana biasanya bunga mulai bermekaran dari bagian selatan Jepang hingga ke bagian utara. Hal ini disebabkan karena perbedaan suhu dan cuaca masing-masing daerah yang berbeda dan berubah dari waktu ke waktu. Biasanya dimulai dari awal Bulan Maret hingga bunga yang terakhir mekar di Hokkaido (pulau paling utara di Jepang) yaitu pada Bulan April-Mei.

Pada masa awal musim, biasanya tumbuhan akan mulai bersemi dari daerah yang memiliki ketinggian terendah, bahkan di beberapa lembah dari lereng gunung akan berubah warna menjadi oranye, kuning dan merah karena bunga-bunga mulai bermekaran seperti bunga ciri khas dari Jepang yaitu bunga Sakura. Kegiatan yang direkomendasikan adalah hiking, dengan hiking kita dapat sightseeing dan mendapatkan pengalaman seasonal yang berbeda.

Dari beberapa rekomendasi mengatakan bahwa Jepang memiliki beberapa spot hanami salah satunya adalah Matsumae di Hokkaido. Disana kita dapat melihat berbagai tumbuhan yang indah, dan pemandangan yang memanjakan mata. Matsumae sendiri adalah bekas benteng/kastil di bagian barat Cape Shirakami, titik paling selatan Hokkaido. Hanya 20 kilometer di seberang Selat Tsugaru dari Aomori, Matsumae adalah batas utara Jepang selama Periode Edo. Kota yang makmur, menarik para pedagang terlibat dalam perdagangan. Matsumae terletak di dekat ujung barat daya Hokkaido sekitar 100 kilometer sebelah barat dari Hakodate. Sebuah jalur kereta yang digunakan untuk menjalankan ke Matsumae, tetapi dihentikan pada tahun 1988. Biaya yang dibutuhkan untuk masuk kastil adalah sekitar 360 yen atau sekitar 50000 indonesia rupiah, dimana menurutku itu sangat murah.



Karena berbagai macam pohon ceri, Matsumae memiliki musim yang mekar tidak seperti biasanya, dimana panjangnya berlangsung dari akhir April sampai akhir Mei. Festival sakura diadakan selama periode tersebut dimana tersedia berbagai food stand, warung festival dan sekekali waktu ada acara live yang diadakan di sekitar lapangan. The sekitar kastil juga diterangi di malam hari sampai sekitar 21:00 antara April dan November. Lebih dari sepuluh ribu pohon cherry yang mewakili lebih dari 250 varietas yang berbeda dapat dilihat di sekitar lapangan, dan telah menjadi salah satu tempat terkenal (top 100) untuk festival hanami di Jepang.




Jadi kalau kita mau coba liburan dan traveling di musim semi rasanya tidak ada salahnya untuk mulai merencanakan untuk traveling ke Jepang. Aku dapat Informasi kalau bisa mengakomodasi rencana kalian yang ingin merasakan musim semi di Jepang. Cara paling mudah untuk mendapatkan tiket traveling dan pesawat ke Jepang adalah melalui  HISGO, dimana itu merupakan online travel agent yang terpercaya dari HIS yang menyediakan paket tour dan tiket ke Jepang. Selain pesawat kita juga bisa mencapai tempat tujuan dengan suasana yang ekslusif dengan kereta cepat khas Jepang yang akrab dengan julukan "bullet train".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa sertakan nama dan alamat blognya (kalo ada)