open menu
Senin, 27 September 2021

Review: Mad For Makeup Spotless Serum Concealer - N2 Cashew



Sampurasun,
Hai there,bagaimana kehidupanmu hari ini?
Semoga semua masih berjalan dengan baik dan lancar.

Karena aku enggak terlalu pandai berbasa basi nanti jadinya malah basi beneran bagaimana kalau langsung saja. As you see... kali ini aku mau bahas salah satu produk dekoratif yang sebenarnya bukan produk baru banget. Tapi sebelumnya mau kukenalkan terlebih dahulu dengan brand-nya, Mad for Makeup. Brand dari Indonesia sudah ada sejak tahun 2017 tapi pertama kali aku tahu ketika muncul di timeline Instagram dengan produk botol minumnya.

Aneh ya, yang dilihat pertama malah bukan produk yang beauty relate. Setelah itu mulai stalking akun-nya dan ternyata menemukan banyak sekali produk kecantikan dan skincare yang menurutku unik. Anti-mainstream, jadi dia itu kayak selalu "beda sendiri". Udah beberapa produk Mad For Makeup yang aku coba. Mulai dari produk alis, maskara sampai tinted lip balm hanya saja yang cukup menarik perhatian adalah concealer ini.

I'm a big fan of concealer products. Karena menurutku produk ini multifungsi tidak hanya sebagai concealer yang bertugas untuk "menutupi" yang harus ditutupi. Concealer untukku bisa digunakan sebagai contour, untuk merapikan dan membentuk alis atau mengkoreksi hasil riasan. Beberapa produk concealer sudah dicoba mulai dari brand asal Korea, UK,US hingga produk dalam negeri. Walau masih taraf drugstore products untuk highend products masih belum sanggup. 

Ok, kembali ke produk yang mau direview, Spotless Serum Concealer ini menawarkan 9 jenis warna yang disesuaikan dengan undertone. Yang menurutku sudah mewakili warna kulit orang Indonesia pada umumnya. Karena enggak cuma 1 atau 2 warna saja yang ditawarkan, bikin susah milih. Yang aku pilih adalah warna N2- Cashew, itu pun butuh waktu lama buat memilih karena beli produk seperti ini secara online itu tricky. 

     


Patokanku dari cheat sheet yang Mad. buat untuk memudahkan kita memilih dan tentunya dengan mengenali undertone sendiri. Namun, akan tetapi, ada yang aneh dengan skintone-ku. 2 tahun di rumah saja tidak menjadikannya lebih terang. Jujur aku juga enggak paham kenapa bisa seperti itu. Apakah karena berat badan yang turun sampai 10 kg bikin kulit jadi kisut lalu menggelap? 😆😆Jadi skintonenya yang sekarang jadi sedikit lebih warm dari sebelumnya. Cek disini kalau enggak percaya.

Hal ini ditandai dengan warna foundation yang biasa kupakai hasilnya jadi lebih terang dari biasa bahkan beberapa ada yang terlihat terang banget ketika diaplikasikan ke wajah. Begitu juga dengan Spotless Serum Concealer ini yang dengan percaya diri tinggi kupilih warna ini ternyata hasilnya terlalu terang untuk kulitku yang sekarang. Sepertinya aku harus mencoba warna lain atau mix dengan warna lain. Asumsiku di warna W1 (Cream Cheese) dan W2 (Croissant). Karena aku lebih suka pakai base make up yang mirip dengan skintone.



Spotless Serum Concealer dibandrol dengan harga 129 ribu Rupiah untuk berat bersih produk sekitar 8 gr. Agak pricey memang tapi concealer ini bukan sekedar concealer karena mengandung 3% Cica, 2% B3 dan HA serum. Jadi konsepnya semacam kosmetik dengan kandungan skincare. Mad. klaim kalau spotless serum concealer ini : 
  • No Crease
  • Ultra light 
  • High enough to cover dark spot and acne scars
  • Longlasting
  • Waterproof 
  • Serum that brightens and hydrates
  • Acne safe
  • Halal
  • BPOM registered
Mari kita bahas satu-satu dari yang Mad. bilang, mulai dari "No crease". Creasing biasanya bakal terjadi ketika pengaplikasian bisa jadi karena kondisi kulit yang tidak terhidrasi dengan baik. Atau penggunaan primer yang tidak sesuai dengan kondisi kulit. Creasing bisa juga dilihat bersamaan dengan berapa lama (durasi) produk ini digunakan. Jadi kita juga bisa sekalian melihat bagaimana ketahanannya (longlasting)

"High enough to cover dark spot and acne scars", this part I'm not really agree. Untuk bisa menutup sempurna butuh lebih satu layer concealer yang diaplikasikan. Hal ini mungkin berlaku untuk noda yang tidak terlalu terlihat sedangkan di wajahku noda-noda tersebut cukup stand out. Terutama dark circle di area sekitar mata. Pengaplikasian concealer di area tersebut memang membuatnya jadi lebih cerah akan tetapi karena garis kerutan yang cukup dalam dan aku tidak menggunakan eye serum / eye cream sebelumnya jadi concealer ini "mengisi" kerutan ketimbang menyamarkannya. 

coverage with sponge blending

Aku coba pakai 2 cara pengaplikasian produk, yang pertama dibaurkan/blending pakai sponge seperti biasa. Ternyata kalau pakai sponge hasilnya jadi sheer sehingga butuh beberapa layer lagi untuk bisa menutupi beberapa noda yang nampak. Di sini aku pakai Klara Cosmetics Pressed Powder shade "Dark" untuk set concealernya supaya warna tidak terlalu terang. Tidak ada foundation lagi setelah concealer jadi langsung compact powder. Karena kalau hanya concealer saja wajahku terlihat terlalu putih bahkan mengarah ke abu-abu.



Cara kedua adalah dengan membaurkan concealer pakai jari saja, cara ini ternyata mampu membuat coverage concealer jauh lebih baik. Kalau kalian bisa lihat aku meletakkan concealer di area yang hampir sama. Dengan jumlah concealer yang hanya seperti itu mampu dibaurkan hingga separuh wajah dengan coverage medium. Jadi kalau dibaurkan pakai jari menurutku bakal menghemat produk yang digunakan karena tebal/tipisnya jadi lebih mudah dikendalikan. Terlebih karena tekstur concealer ini yang creamy dan cukup "thick".

Untuk setting powder tetap menggunakan bedak yang sama dengan cara 1. Namun di sini terlihat coveragenya jadi lebih baik daripada concealer yang diblend menggunakan sponge. Walau concealer ini bertekstur creamy namun ketika digunakan terasa ringan dan enggak "dempul" (kalau saja warna yang kupilih benar). Tapi jujur saja aku lebih suka pengaplikasian menggunakan sponge 😆Lebih praktis dan enggak bikin tangan kotor.





Kita masuk ke bagian pengujian tapi sebelumnya aku tekankan terlebih dahulu kalau pengujian ini berdurasi enggak lebih dari 12 jam dan banyak aspek yang mendukung. Kenapa aku hanya mampu menguji hingga 6 jam saja? karena selebihnya kulitku jadi kering banget. Terutama bagian area bibir dan dagu. Formula yang dipakai untuk pengujian kali ini adalah kulit yang sudah dilayer dengan skincare rutin pagi, toner, moisturizer, suncscreen. Aku tetap menggunakan Klara Pressed Powder untuk set concealernya. 

Pemakaian 2 jam terlihat muka mulai sedikit glowy entah keringat atau minyak karena foto ini diambil setelah olahraga selama kurang lebih satu jam. Mulai terjadi creasing di area smile line dan undereye. Lalu beberapa jam kemudian aku cuci muka tapi tidak membersihkan makeup. Di sini aku melihat air memang hanya melewati permukaan kulit saja, apakah ini yang dimaksud waterproof? 🤔aku sendiri kurang yakin. Hingga akhirnya setelah 6 jam pemakaian aku merasakan kulit menjadi terasa lebih kering dari biasanya. 

Concealer sudah mulai memudar terutama di area bawah mata dan area bibir. Meninggalkan kulit yang  kering. Asumsiku, mungkin saja untuk yang punya jenis kulit kering seperti aku, sebelum menggunakan produk ini sistem hidrasi harus benar dulu. Karena sudah tidak nyaman jadi aku bersihkan saja make up hari itu. 

Di sini aku pelajari sesuatu dari produk ini untuk kondisi kulitku, tanpa persiapan yang benar concealer ini membuat kulitku menjadi lebih kering dari biasanya. Setelah ku amati, produk ini juga cukup cepat lho nge-set-nya jadi pilihan blending menggunakan jari adalah pilihan yang lebih baik. Karena panas dari tubuh mampu tetap "mencairkan" produk ini. Untuk pemilihan warna, sepertinya hal ini murni kesalahanku🤣dan hal ini membuatku lebih penasaran untuk mencoba warna yang setidaknya sedikit mirip dengan skintone yang sekarang. Tapi sepertinya aku harus menunggu ada diskon besar-besaran untuk mewujudkan hal itu. 




Bisa dibilang ini semacam hate and love relationship, tapi malah bikin penasaran. Dari tekstur aku suka concealer namun di sisi lain produk ini ternyata cukup tricky dalam pemakaiannya. Aku harap pengalamanku ini bisa sedikit memberi pencerahan untuk kalian yang juga penasaran dengan performa Spotless serum concealer dari Mad For Makeup. Aku yakin hasil akan berbeda untuk kondisi kulit yang berbeda juga.




Video Penampakan, eh salah, maksudnya ketahanan concealer selama beberapa jam




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa sertakan nama dan alamat blognya (kalo ada)

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda