Rabu, 11 September 2019

Review: Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation





Assalamualaikum,
Sampurasun,

Seperti janjiku beberapa waktu lalu, maka kali ini akan kubahasa lebih detail tentang salah satu produk cushion yang baru-baru ini aku coba. Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation atau untuk lebih memudahkan di sini akan kusebut dengan cushion Lakme. Cushion ini aku dapatkan dari acara beautyclass yang diadakan oleh Indonesia Female Bloggers (IFB) di Bandung beberapa waktu lalu.

Aku merasa sangat beruntung karena berkesempatan unutk pertama kalinya mencoba produk ini yang mana ternyata belum ada
di pasaran pada saat itu. Ada 4 warna yang ditawarkan oleh Lakme dan aku berharap bisa memenuhi kebutuhan tone untuk kebanyakan kulit orang Indonesia. Karena memilih warna cushion atau foundation itu agak tricky jadi pada saat itu kami dipersilahkan memilih langsung shade cushion yang sesuai.

Pilihan warna untukku jatuh pada warna "Golden Natural", terlihat sedikit lebih gelap memang tapi aku lebih suka terlihat sedikit lebih gelap dari tone kulit asli daripada terlalu putih. Karena pengalaman dengan cushion yang selalu salah dalam memilih warna bahkan untuk produk lokal sekalipun. Untuk info seputar apa itu Lakme nggak akan kubahas lagi disini karena sebelumnya di postingan yang linknya berada di paragaf awal tadi.




Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation
Harga: IDR 210K (harga bisa berubah)


Dikemas dengan wadah yang menurutku super cantik dengan balutan warna pink rose gold bikin terlihat jadi mewah. Ini kalau cushionnya sudah abis tempatnya nggak bakal di buang, sayang banget soalnya. Dilengkapi dengan sponge aplikator yang nggak terlalu keras dan bisa mengambil produk dengan baik. Walaupun terlihat seperti tidak terambil, ketika diaplikasikan ke muka banyak juga yang terbawa. Saranku waktu dipping jangan terlalu ditekan dan lama karena spongenya seperti "magnet".




Dari segi kemasan memang tidak ada yang terlalu menonjol, simple namun tetap terlihat mewah. Untuk teksturnya tentu menurutku sedikit lebih kental dari beberapa cushion yang pernah kucoba. Tapi lebih cair dari foundation cair, kebayang kan?
Yang aku suka dari cushion lakme ini gampang banget di-blend dengan coverage yang sangat bisa disesuaikan.

Nggak ada sensasi "kesat" ketika diaplikasikan di muka seperti beberapa cushion yang pernah kucoba , agak aneh memang. Cuma itu kesan yang didapat dari pengalamanku mencoba cushion lokal atau brand asal Korea. Entah dari aplikatornya atau teksturnya yang membuat "rasa" seperti itu ketika digunakan. Di kemasan tertulis jelas kalau cushion ini sudah mengandung primer dan menghasilkan tampilan akhir yang matte. 



Karena masih penasaran, akhirnya aku buat experimen kecil untuk mengetes ketahanan cushion ini untuk beberapa jam saja. Sekaligus memastikan lagi kalau warna yang aku pilih sudah tepat atau setidaknya mendekati. FYI : jenis kulitku akhir-akhir ini sedang kering, mostly kering jadi hasil mungkin akan berbeda untuk kalian yang punya jenis kulit berbeda juga. Bahkan untukku sendiri hasil bisa berubah untuk pemakaian jangka panjang. Hasil pemakaian kali ini mungkin akan berbeda kalau aku pakai minggu depan atau bulan depan karena kondisi kulit yang kerap kali berubah.




Intinya, aku nggak mau langsung memutuskan kalau produk ini tidak bagus atau tidak cocok karena untuk sampai kesitu banyak faktor yang harus jadi pertimbangan juga. Jadi aku yang akan kuceritakan adalah hasil pemakaian pada saat itu saja berdasarkan pengalaman yang dirasakan sendiri. Info yang aku dapat dari MUA Lakme ketika acara Beautyclass kemarin adalah cushion ini tidak akan berubah warna atau mengalami oksidasi setelah digunakan.

Balik lagi, kalau menurutku banyak hal yang berperan dalam proses oksidasi ini. Di sini, aku menggunakan Lakme Naturale CC Cream (bronze) dan di-set pakai Lakme Skin Brightening Compact Powder (medium). Awal pemakaian hasilnya terlihat matte dan warna lebih terang karena bedak yang dipakai warnanya setingkat lebih terang dari cushion. Setelah 4 jam warnanya terlihat jadi lebih natural kalau menurutku, nyaris sama dengan skintone pada saat itu.

Sudah mulai terlihat glowy ya ini, bukan berminyak. Di sini aku suka banget karena kulitku terlihat lebih sehat dari aslinya. Di 4 jam pemakaian ini sebenarnya bedak sudah mulai menghilang, entahh terserap cushionnya atau tersapu keringat. Karena aku melakukan pengujian produk langsung di ruangan terbuka 😁, dibawah terik matahari langsung.

Pemakaian di 6 jam berikutnya mulai memudar di beberapa bagian setelah muka dibasuh dengan air (ketika itu setelah berwudhu). Sengaja nggak touch up, karena ingin tahu sampai mana ketahanannya setelah terkena satu kali basuhan air. Karena kondisi kulitku sedang kering-keringnya, basuhan air tadi seolah-olah melunturkan semua produk yang ada di muka. Hasilnya beberapa produk yang berada di bagian kulit yang kering ikut terbawa air.

Jadi aku putuskan untuk bertahan hingga 6 jam pemakaian saja dalam kondisi kulit seperti ini. Seandainya kulitku lebih lembap mungkin walaupun pudar hasilnya tidak separah ini. Masih berharap nanti kalau kulit sudah membaik ketahanan cushion ini juga jadi lebih baik. Untuk coverage cukup membanggakan kalau menurutku, karena bisa menutup bagian warna kulit yang tidak merata hanya dengan 2 lapis saja.



Tidak ada yang salah dengan produknya hanya kulitku yang sedang dalam kondisi tidak prima tapi yang bikin aku terkesan adalah coveragenya yang menurutku cukup bagus untuk sebuah cushion. Aplikatornya juga sangat membantu dan kemasan yang terlihat mewah. Sayangnya, cushion ini tidak bisa bertahan lama di kulitku, tidak menyamarkan pori dan garis kerutan juga. Kulit harus dalam keadaan terhidrasi maksimal kalau aku mau menggunakan produk ini lagi. Mungkin untuk kalian yang punya jenis kulit normal atau berminyak akan lebih diuntungkan.

Semoga sedikit pengalamanku ini bisa dijadikan referensi, ingat hasil mungkin berbeda untuk individu yang berbeda juga.

1 komentar:

  1. Kalau kulit lagi kering memang produk yang hasil akhirnya matte harus dihindari yaa, lakme ini hasilnya juga matte menurutku..

    BalasHapus

Jangan lupa sertakan nama dan alamat blognya (kalo ada)